Powered by Blogger.

Pencarian ..

Showing posts with label Database terdistribusi. Show all posts
Showing posts with label Database terdistribusi. Show all posts

Saturday, September 17, 2011

Example Database : Plant Database

Kita akan mencoba membuat sebuah database sederhana. Data yang saya tuliskan disini saya ambilkan contoh dari sebuah data tentang tanaman dan kegunaaanya (sumber : internet). Perhatikan sekumpulan data dibawah ini.

Data Tanaman dan Kegunaanya

Data diatas akan dibuatkan sebuah desain database.

Inisialisasi
Salah satu cara untuk melakukan insialisasi adalah menggunakan  use cases. Use case adalah bagian dari UML (unified model language) yaitu sekumpulan teknik dalam sofware process yang digunakan untuk mendapatkan aspek-aspek yang terlibat di dalamnya.  Use case adalah sebuah keteragan yang menjelaskan bagaimana user (sering kali disebut sebagai aktor) berinteraksi dengan sistem. Perhatikan gambar use case dibawah ini. 

use case yang masih belum lengkap


Jika diperhatikan use case diatas terlihat bahwa seorang aktor / user mempunyai 3 task.
Tapi informasi nya masih kurang detil. Sekarang kita perhatikan lagi tabel data tanaman diatas tadi. Jika perhatikan baik-baik dan memilahnya maka 3 task yang dapat dikerjakannya adalah seperti gambar use case dibawah :

use case yang sudah ada informasi task

Use case 1 : user dapat melakukan maintenance yaitu menambah, mengedit dan menghapus data tanaman seperti Genus, Spesies dan kegunaanya
Use case 2 : user dapat mendapatkan laporan informasi tentang tanaman tertentu atau semuanya
Use case 3 : user dapat mendapatkan laporan tentang fungsi dari masing-masing tanaman atau semuanya.



Data Model

Diatas tadi kita sudah mengetahui arah dari sistem kita. Maka kita akan melanjutkan dengan melakukan abstraksi dengan model. Kelompokkan hal-hal yang similar (disebut sebagai Class), lihat gambar dibawah :
Class


Gambar diatas adalah cara penyajian UML untuk Class (plant) dan Attribute (nama, species dll)

Class bisa juga dipandang sebagai sebuah template. Sehingga nanti Class Plant ini akan berlaku untuk setiap tanaman. Jadi jika ada 5 tanaman, ke 5 tanaman ini akan punya attribut sesuai dengan class template. Tanaman-tanaman ini disebut sebagai object. Lihat penjelasan gambar dibawah :

Class Object untuk Path

Relasi
Setelah membuat 2 Class (plant dan fungsi ) maka kita akan mencari hubungan dari kedua class tersebut. Lihat gambar dibawah :
Relasi


Karena setiap Class adalah sebuah tabel maka tabel akhir dari database plant ini adalah :

Read more...

Tuesday, September 13, 2011

Overview Sistem Database Terdistribusi

Tgl 12 September 2011
Lecture : Dr. I Ketut Edy Purnama, ST, MT
Ruang : C111 - 15.00 WIB

Akhirnya perkuliahan minggu kedua dimulai ;) Walaupun ini minggu kedua, tapi merupakan minggu pertama saya kuliah di pasca ini. Maklumlah minggu lalu OFF seminggu karena masih ada pekerjaan yang harus dibantu penyelesaiannya di kantor. Akhirnya libur dah seminggu. Ohya dengar-dengar 2 kali absen alias tidak mengikuti perkuliahan tidak bisa lagi mengikuti UTS :( berarti kesempatan ku tinggal 1x saja neeeeh...

DBMS (Database Management System)

Kenapa jadi DBMS yah ? Padahal harusnya Distributed Database di kurikulimnya. Tapi bagi saya sama saja. Jika tidak mengerti DBMS, pastinya akan kesusahan banget di Distributed Database. Dan juga database terdistribusi ken biasanya dibuat untuk skala besar saja. Kemarin Pak Dosen mengambil contoh distributed database di BCA. Untuk instansi-instansi pemerintah, sepertinya masih belum perlu deh, DMBS ajah sudah bagus. Itupun syukur-syukur kalau komit untuk membuat dan mengaplikasinya, jadi ndk semata-mata tender tok !
Untuk jangkauan materi DBMS ini diserahkan sepenuhnya ke mahasiswa. Jadi agar seluruh mahasiswa mampu untuk mengikutinya.

DBMS yang disarankan untuk dipelajari adalah SQL Server, MySQL, PostGre dan terakhir ORACLE. Untuk ORACLE disarankan untuk menggunakan versi Express agar lebih gratis dan ringan. (kemungkinan seeh, bener gak yah he he).

Pertemuan berikutnya kita ada tugas untuk merancang DBMS mengambil studi kasus apa saja, misalkan DBMS Kemahasiswaan dan lainnya. Dibuat pertama kali bisa dengan Ms.Access. Selajutnya setiap mahasiswa agar membuat DBMS nya sendiri menyesuaikan dengan instasi pengirimnya. Yah kalau saya, berarti DBMS tentang DPRD atau kepegawaian atau mungkin juga tentang keuangan. Untuk bahasa yang diperbolehkan tidak dibahas, karena S2 ken kuatnya di concept bukan di programming. Jadi ceritanya kita kasihken concept yang sudah betul ke programming nantinya. Walaupun menurut hemat saya, perlu juga mengetahui cara pembuatan aplikasinya, ya bias ndk dibohongi programmernya ken :D

Menurut saya pribadi, sebaiknya pemahaman concept tentang DBMS ini menggunakan Microsoft Acces dulu. Sampai semua peserta memahami apa itu relational database, apa itu primary key dan foreign key, bagaimana tabel-tabel terhubung, dan yang paling penting adalah bagaimana cara mendesain sebuah database yang tabelnya betul-betul menggunakaan kaidah normalisasi.  Jika sudah paham betul maka setiap peserta seharusnya bisa merancang database apapun yang diinginkan dengan kaidah-kaidah yang ada. Nah, nanti , karena Ms Access bukanlah DBMS maka sebaiknya nantinya diganti dengan MySQL dulu saja. Lebih ringan, simple dan mudah. Naaahhhh nanti habis UTS baru ORACLE.

Berikut referensi jika ingin download :

  1. MySQL
  2. Oracle Database Express Edition 11g
  3. PostgreSQL
Kalau ingin download Oracle yg XE itu , harus login dulu. Bisa pakai username : putu.sundika@gmail.com password: Oracle2011

Read more...

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP